Filed under: asal capruk
layaknya sebuah bintang jatuh
yang terlihat indah kala dipandang orang
namun, sesungguhnya bintang jatuh itu ada karena sesuatu telah menghancurkan “benda” di angkasa sana dan menjadi puing puing yang tak tentu arahnya.
menciptakan keindahan dari sebuah kehancuran…
ntah itu itu hal positif atau negatif, aku tak tahu
hanya saja, saat ini aku merasa telah melakukan hal tersebut pada orang yang saat ini paling kucintai. .
mungkin aku hanyalah bagian dari sisa-sisa puing hatinya, yang entah akan dibawa kemana..
hanya saja, aku hanya ingin mengatakan “hanya kamu yg ada diseluruh indera ku” dan aku sangat berharap bisa membuatmu bahagia walaupun sikap egoisku tak pernah menunjukkan bahwa “aku sangat mencitaimu lebih dari apapun di dunia ini”
*for my Fedry Kurniadi_my endless love
Filed under: sinopsis
Karya : Susanna Tamaro
Sinopsis : Berisi 3 cerita pendek yang terdiri atas, Jawablah Aku, Neraka Itu Tidak Ada, dan Hutan Yang Terbakar. Di cover bagian belakang tertulis,”orang yang mencintai menanggung risiko lebih tinggi….alih-alih membuka hati, cinta lebih sering menutupnya. Mengapa? Mungkin karena kita khawatir, orang lain akan merampas cinta itu dari kita dan akan mereguknya sampai habis. Tapi tahukah kau bahwa cinta itu bagai udara, tak terbatas……Buku ini mengisahkan tiga cerita dengan dilemma serupa. Sanggugpkah kita eksis di dunia yang di dominasi oleh keserakahan dan rasa iri ini? Buku ini bercerita sifat-sifat jahat, perjuangan untuk hidup tanpa rasa takut, serta pencarian cinta.”
Dalam Jawablah Aku dikisahkan tentang seorang anak perempuan yang bernama Rosa. Dia dilahirkan sebagai anak yang tak diketahui siapa ayahnya. Ibunya seorang pelacur, sehingga ketika masa kanak-kanak ia sering melihat ibunya bersama “kawannya” datang kerumah. Ibunya meninggal karena kecelakaan ketika usianya masih kecil. Dia tinggal di asrama sebentar dan kemudian seterusnya tinggal bersama paman dan bibinya yang seorang tukang kebun dan peternak. Rosa tak pernah bisa akur dengan bibinya yang sangat membenci ibunya. Dan ia tidak bisa memahami arti cinta hingga suatu saat nanti ia mengandung seorang anak dari seseorang yang sudah ia anggap sebagai seorang ayah ketika ia bekerja menjadi pengasuh anak di suatu keluarga yang ia anggap seperti keluarganya sendiri. Diakhir cerita, dia hidup damai dengan beberapa pertanyannya tentang apa itu cinta, bukan tentang apa itu hidup.
Dalam Neraka ItuTidak Ada, menceritakan tentang seorang Ibu yang memiliki kisah hidup yang pahit. Dia mempercayai bahwa neraka itu ada. Padahal pada waktu itu pastor terkemuka mengatakan bahwa neraka itu tidak ada. Televisi dan surat kabarpun mengatakan hal yang serupa. Seorang teolog dengan sebuah tesisnya menguatkan perkataan sang pastor, ia mengatakan seandainya neraka itu ada, isinya pasti kosong. Ia kemudian marah-marah dan mengutuk, “Pembohong! Lantas dimana Hitler kalau begitu? Dan Stalin? Memetik harfa di syurga? Atau apakah mereka menyisiri rambut para kerubin?jika neraka kosong, paling tidak aku ingin pergi kesana. Dibiarkan tenang diantara hangatnyanyala api, sendirian seperti dipenginapan besar diluar musim liburan”. Diawali dengan mengunjungi sebuah rumah tua yang tak berpenghuni bekas tempat tinggal orang tuanya. Rumah itu seakan menceritakan kembali tentang kisah hidupnya di masa lampau. Rumah dengan penuh debu, dingin dan lembab. Tapi masih menunjukkan posisi keadaan yang sebenarnya ketika rumah itu masih ditinggali. Kisah hidupnya begitu tragis, suami dan anaknya meninggal dan anak perempuannya menjadi seorang anak yang terlena dalam kehidupan yang bebas dan pergi meninggalkanya. Anak laki-lakinya adalah anak yang pendiam dan lebih suka menyendiri di tempat-tempat sunyi. Dia lebih suka belajar di gereja bersama seorang pastor. Sang suami tidak menyukai keadaan anaknya yang lebih banyak merenung dan begitu percaya pada hal-hal yang bersifat kerohanian. Suatu ketika sang ayah marah, karena anaknya banyak bicara tentang Tuhan, sang ayah menamparnya dan si anak pergi berlari keluar. Sang ayah marah dan pergi keluar menyalakan mobilnya dan menginjak pedal sekeras-kerasnya, hingga terdengar suara rem yang diinjak mendadak serta suara jatuh yang keras. Ayah telah menabrak anaknya dengan tidak sengaja. Hingga sang ibu selalu ada dalam keterpurukan, penyesalan dan tak pernah berbicara dengan suaminya lagi.
Hutan Yang Terbakar, menceritakan tentang seorang laki-laki yang mendapatkan istrinya yang bernama Anna ada dalam depresi yang berat. Istrinya kemudia diobati, dan ketika pulang ia mulai banyak belajar kepada pastor. Dan Anna menjadi orang yang lebih tenang. Tapi sang suami tidak memahami istrinya. Ia malah menyangka Anna berselingkuh, hingga suatu saat, ia menemukan sepeda baru yang masih dibungkus di gudang bawah. Ia menyangka istrinya akan menghadiahkan sepeda itu kepada seorang laki-laki. Ia marah dan membawa sebuah barbel. Saat itu juga, sang istri pulang. Ketika sang istri berkata sepatah kata “Selamat ul….” Tapi terpotong oleh barbell yang mendarat didahinya. Darah mengucur deras dan nyawanya tidak terselamatkan. Kesalahpahaman sang suami yang mengira istrinya selingkuh padahal sang istri justru sangat mencintainya berakhir kesengsaraan akibat keserakahan takut kehilangan sang istri. Diakhir ia baru tahu isi hati istrinya lewat sang pastor.
Komentar : ceritanya bagus banget buat menyadarkan kita tentang arti cinta dan hidup. Buat yang masih bertanya-tanya tentang arti cinta, lebih baik cepat baca buku ini. Bisa beli, pinjam, atau menyewa. Selamat membaca…..